SEFAS - Your Business Our Service
|
Kembali ke Indeks Blog
Tips5 min read

Apa Sebenarnya Makna Warna pada Grease? Mitos vs Fakta Teknis

Tribology Technical Desk16 December 2025
Jangan salah kaprah! Warna pada grease bukanlah indikator mutlak kualitas dasar pelumas, melainkan penanda visual identifikasi aplikasi kerja.

Banyak praktisi pemeliharaan mesin di lapangan berasumsi bahwa grease berwarna merah selalu tahan panas tinggi, atau grease biru otomatis tahan air. Benarkah demikian?

Secara teknis, minyak gemuk (grease) murni sebenarnya berwarna kuning jerami kecokelatan. Produsen menambahkan zat pewarna (dyes) terutama untuk: 1. Membantu teknisi membedakan tipe grease dalam plant agar tidak tertukar saat re-lubrikasi. 2. Memudahkan inspeksi visual apakah grease baru sudah keluar merata dari bearing seal saat pemompaan. 3. Penanda identifikasi produk spesifik (misal merah untuk temperatur tinggi, hitam karena mengandung MoS2 molybdenum disulfide untuk beban kejut ekstrem).

Faktor terpenting dalam memilih grease bukanlah warnanya, melainkan Base Oil Viscosity (viskositas oli dasar), Tipe Pengental (Lithium, Calcium, Polyurea, Complex), Nilai NLGI Consistency, dan aditif anti-aus yang dimilikinya seperti pada Shell Gadus series.

Kategori: Tips | Shell Lubricants Indonesia
Konsultasi dengan Technical Advisor