Bau Terbakar dari Oli Hidrolik? Waspada Overheating dan Degradasi Termal Sistem!
Aroma terbakar yang menyengat di sekitar reservoir hidrolik adalah tanda bahaya serius. Ini menandakan fluida hidrolik telah melampaui batas suhu operasi normal (umumnya di atas 60°C - 80°C) dan mengalami perengkahan termal serta oksidasi parah.
Penyebab umum meliputi: - Pendingin oli (oil cooler) tersumbat debu tambang atau kotoran industri. - Relief valve macet atau disetel terlalu tinggi sehingga pompa terus membuang energi panas ke tangki. - Viskositas oli tidak tepat, menyebabkan gesekan internal fluida berlebih. - Keberadaan gelembung udara (aeration / micro-dieseling) yang meletup pada tekanan tinggi dan menciptakan titik panas lokal hingga ratusan derajat.
Solusinya adalah segera lakukan uji oli LubeAnalyst, periksa sirkulasi cooler, dan pastikan menggunakan oli hidrolik berviskositas stabil seperti Shell Tellus S2 MX atau Tellus S4 ME berteknologi anti-oksidasi tingkat lanjut.